Saya masih percaya bahwa investasi terbaik dalam hidup adalah kesengsaraan. Albert Camus sepertinya serius dengan apa yang dia katakan tentang insting manusia. Orang seperti Camus begitu percaya bahwa kebaikan adalah insting naluriah manusia. Dimana ada penderitaan, di situlah ada kekayaan cinta kasih. Maka, jadilah orang yang paling menderita di dunia, kemudian beritakan penderitaanmu, niscaya kau akan mengalami kelimpahan belaskasih. Celakanya lagi, pada saat yang hampir bersamaan, orang-orang beragama melihat ini sebagai peluang silih atas dosa-dosa yang sudah mereka lakukan. Reward yang menanti di kehidupan sesudah kematian menjadi legitimasi mereka untuk berbelaskasih. Secara tegas, saya katakan di sini, bahwa belaskasih jenis ini adalah belaskasih ‘ngehe’. Perdagangan moral, kebejatan terselubung, humanisme murahan. Semua keluar dari jamban.

Banyak yang memanfaatkan ini. Bahkan, penderitaan dan kebaikan bisa tidur bersama di kasur kecil dalam kamar kost yang masih berantakkan. Sepanjang malam saling menempelkan pusar. Mendesah dalam nafsu yang membara. Ayam jantan sudah berkokok tiga kali, mereka sudah orgasme berkali-kali. Orang lain sibuk mengumpulkan semangat mengais rejeki, mereka baru bisa tidur. Telanjang tanpa busana. Malam berikut, mereka bercinta dengan berbagai gaya. Demikianlah mereka saling memanfaatkan untuk mendapat kesempatan bersenggama. Saat bulan purnama sempurna, mereka bilang; ‘saya cinta kamu’. Tai kucing! Untung saya bukan bulan, karena kalau saya jadi bulan, sudah saya kencingin cinta mereka. Cinta berbau bangkai. Amis di mana-mana. Saat mereka lihat bintang jatuh, mereka bilang romantis. Hah! Apa pernah mereka pikir, bahwa bau busuk dari mereka itu yang bikin bintang pusing dan jatuh dari gantungannya.

Kalian yang masih polos, jangan pernah bercinta dengan manusia-manusia lemah seperti ini?

Saya takut, lama-lama bukan hanya hutan saja yang gundul, tapi langit juga bakal telanjang tanpa bintang.

“Hhmmmm… bau apa ini?”

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s